Pena hukum news.my.id
MAGELANG – Dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak, Kapolresta Magelang bersama Kasatlantas turun langsung memimpin pengamanan dan pengawalan kegiatan kirab budaya yang berlangsung meriah di wilayah Magelang. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian acara.
Ratusan personel gabungan, khususnya dari Satuan Lalu Lintas, diterjunkan ke berbagai titik strategis guna mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi kemacetan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta kirab maupun masyarakat yang menyaksikan jalannya kegiatan.
Kapolresta Magelang menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Polri dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat, termasuk perayaan keagamaan dan budaya yang menjadi bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Magelang menjelaskan bahwa seluruh personel Satlantas telah disiagakan sejak sebelum kegiatan dimulai hingga seluruh rangkaian acara selesai. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara maksimal untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengganggu jalannya kirab budaya.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat mengikuti dan menyaksikan kirab budaya Waisak dengan aman, tertib, dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat," ujarnya.
Berkat sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, kegiatan kirab budaya dalam rangka Hari Raya Waisak berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses. Kehadiran Kapolresta Magelang, Kasatlantas, serta seluruh personel yang bertugas mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat pelayanan dan pengamanan yang diberikan.
Melalui pengamanan ini, Polresta Magelang kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif dalam setiap kegiatan keagamaan dan budaya di wilayah hukum Magelang.
Penulis toni Ahmad
